Archives for Nov,2019

You are browsing the site archives by date.

Rahasia! 3 Fitur Google Drive untuk Dokumen Bisnis!

Selama ini bagaimana Anda menyimpan dokumen-dokumen bisnis Anda? Sudahkah Anda mem-back up-nya?
Salah satu layanan pencadangan dokumen yang banyak digunakan orang adalah Google Drive. Fitur Google Drive banyak dipilih karena gratis dan kapasitas simpannya yang besar, hingga 15 GB. Sebagai tempat pencadangan data, kapasitas tersebut tentu sangat memadai.

Namun, tahukah Anda, kalau Google Drive juga memiliki beberapa fitur lain untuk mendukung pencadangan dokumen bisnis.

1. Sharing atau Privasi

Google Drive telah memudahkan Anda dalam polakerja. Anda dapat mengatur jenis penyimpanan data. Dengan menguncinya secara privasi, Anda berarti menyimpan data tersebut untuk personal. Dengan melakukan sharing, data Anda dapat dimanfaatkan secara kolektif. Dengan adanya fitur Sharing ini, Google Drive memudahkan Anda dalam bekerja secara tim. Anda dan tim bisa melakukan pekerjaan secara bersamaan dan real time.

2. Kolom Pencarian File

Jika Anda menggunakan Google Drive untuk kepentingan bisnis, sudah pasti akan banyak file yang Anda simpan. Masalah muncul ketika Anda ingin mencari file spesifik dari rekan kerjamu (kolaborator) dan lupa nama file tersebut.
Google Drive memiliki solusi ini. Anda bisa ketikkan nama atau alamat e-mail kolaborator di kolom pencarian. Semua file yang berhubungan dengan kolaborator tersebut pun muncul. Dari situlah Anda bisa menemukan filenya.

3. Konversi PDF ke teks

File brosur atau flyer biasanya berformat PDF. File berformat PDF ini perlu kamu konversi terlebih dahulu agar teksnya bisa kamu gunakan. Google Drive sudah memiliki fitur convert PDF to Text untuk memudahkanmu.
Jadi, Anda tak perlu mendownload file dahulu dan meng-convert-nya dengan aplikasi lain. Kamu hanya perlu klik kanan file pdf yang akan kamu edit, lalu pilih open with Google Docs. Kamu akan diberi pilihan apakah ingin membuka file dengan pdf atau text.

Jadi, kenapa sekarang Anda nggak maksimalkan Google Drive? Fitur-fitur tersebut mempercepat dan memudahkan Anda melakukan koordinasi bisnis, bukan?

Baca Juga:

Cara Membuat Skala Prioritas

Karakter Yang Harus dimiliki Orang Sukses

Kisah Berjuang Terbang Bersama Burung Biru

Membuat SMS Blast yang Mudah dan Murah

Read More

Ini Alasan UKM butuh Promosi SMS Masking!

Bisnis UKM atau Usaha Kecil Menengah merupakan bisnis yang paling berkembang di Indonesia. Jumlahnya yang tidak sedikit membuat Bisnis UKM ini harus bersaing untuk tumbuh. Persaingan ini membuat setiap pelaku UKM perlu memiliki strategi marketing dan promosi yang efektif.
Salah satu metode promosi efektif yang bisa dilakukan UKM adalah SMS Masking. Layanan ini berupa SMS broadcast di mana Identitas Pengirim muncul di layar Ponsel Penerima. Bisnis UKM cocok menggunakan media ini sebagai tools marketingnya. Mengapa demikian?

1. Pesan SMS Paling Cepat Dibaca Pelanggan

Setiap brand tentu ingin pesan promosinya dibaca oleh pelanggan. SMS merupakan salah satu promosi yang mudah dibaca oleh pelanggan. Pelanggan hanya butuh waktu 3-5 menit untuk melihat kotak masuk SMS. Waktu yang singkat ini membuat SMS sangat berpeluang dibaca. Hanya berformat 160 karakter, SMS bisa dibaca selintas. Berbeda dengan email marketing. Format email yang panjang lebih sering tidak diacuhkan oleh pelanggan.

2. SMS Masking Membuat Promosi Anda Efektif

Sms disebarkan menggunakan database pelanggan yang sudah tertarget. Selama nomor pelanggan Anda aktif, tak perlu khawatir pesan promosi itu sia-sia. Anda juga bisa mudah mengukur efektivitasnya. Berapa banyak respon yang masuk dari ribuan SMS yang dikirimkan. Bila terkoneksi dengan sistem, Anda bisa mengetahuinya melalui sistem tersebut.

3. SMS Masking Membuat Promosi Anda Lebih Hemat

Harga layanan SMS Masking mulai dari Rp. 200-an per SMS. Dikirim secara personal. Sesuai dengan target yang direncanakan. Cara ini tentu lebih hemat daripada berpromosi menggunakan metode Above The Line. Tidak adanya ketentuan minimum order membuat Anda bisa menyesuaikannya dengan budget. Anggaran promosi Anda jadi lebih terukur dan tidak boncos,’kan.

4. Respon Pelanggan Terhadap SMS Masking Lebih Besar

Berdasarkan data dari Tech in Asia per Maret 2018, iklan melalui SMS Masking mempunyai potensi dibuka sekitar 98%. Angka ini lebih besar ketimbang iklan email blast yang hanya 60%. Tidak itu saja, link atau tautan yang ada di media promosi ini kemungkinan dibuka sebesar 19%. Sementara dengan email marketing hanya 4.2%. Dari data tersebut dapat disimpulkan media iklan yang menimbulkan tindakan paling potensial direspon pelanggan adalah SMS Masking.

Baca Juga:

Cara Membuat Skala Prioritas

Cara Agar Berpikir Positif

4 Fakta Tentang Steve Jobs

Membuat SMS Blast yang Mudah dan Murah

Read More

Sunny Kamengmau: Tukang Kebun yang Sukses Berbisnis Tas Kulit Handmade

Kesuksesan tidak hanya milik mereka yang berpendidikan tinggi. Kesuksesan milik siapa saja. Bekerja keras dan pantang menyerah adalah kuncinya. Hal ini dibuktikan oleh Sunny Kamengmau. Pria asal Nusa Tenggara Timur ini hanya lulusan SMP. Namun, bisnis tas handmade yang ia rintis bersama Nobuyuki Kakizaki, rekannya, sukses menembus pasar Jepang.

Kisahnya sendiri bermula saat ia merantau ke Bali. Usianya masih 18 tahun kala itu. Untuk bertahan hidup di Bali, Sunny bekerja serabutan. Ia pernah menjadi buruh cuci mobil, kuli bangunan, hingga bekerja tetap di Un’s Hotel di Legian, Bali. Setahun menjadi tukang kebun di Un’s Hotel, Sunny kemudian naik pangkat menjadi petugas keamanan.

Sikap Sunny Kamengmau dikenal sangat humble. Ia kerap menyapa tamu hotel. Ini merupakan caranya untuk belajar bahasa asing. Keberuntungan mulai datang saat ia bertemu dengan turis Jepang, Nobuyuki Kakizaki. Bermodalkan bahasa Jepang, Sunny menjalin pertemanan dengan Nobuyuki, pengusaha dan pemilik dari Real Point Inc asal Jepang itu.

Dari persahabatan inilah, Sunny dan Nobuyuki menjalin hubungan bisnis. Berawal dari membeli barang-barang kerajinan lokal dan menjualnya kembali di Jepang. Keduanya lalu melihat prospek bisnis yang lebih jauh. Sunny dan Nobuyuki pun membuat brand tas dengan nama Robita. Keduanya optimis sukses karena masyarakat Jepang suka dengan tas handmade daripada tas pabrik.

Pesanan pertama tas Robita hanya belasan jumlahnya. Omzet tiap bulan juga tidak menentu. Namun Sunny tidak menyerah. Ia dan Nobuyuki terus berusaha membesarkan Robita. Hingga pada tahun 2007 bisnisnya maju pesat. Tas Robita bahkan diproduksi 5000 pcs setiap bulannya. Dan pada tahun 2009 jumlah karyawannya mencapai 300 orang.

Bila dilihat dari omzetnya, penjualan Tas Robita termasuk tinggi. Tercatat sejak tahun 2006 hingga 2012, rata-rata penjualan dari Tas Robita di Jepang mencapai 25-30 miliar setiap tahunnya.

Sunny memang sangat memperhatikan kualitas setiap produknya. Tas berbanderol antara 4 juta hingga 5 juta rupiah untuk tas ukuran besar. Dan rentang harga 2 juta hingga 3 juta rupiah untuk tas ukuran kecil ini terbukti mampu bersaing di pasar Jepang sampai sekarang.

Namun, dalam perjalanannya, bisnis Tas Robita juga pernah surut. Saat itu pengrajin lokalnya sempat berkurang. Dampaknya adalah tak mampu mencapai target produksi. Dalam sebulan Tas Robita pernah turun hanya 3500 pcs setiap bulannya.

Ujian bisnis juga terjadi saat Nobuyuki meninggal. Rekan Sunny itu tutup usia karena penyakit kanker paru-paru yang ia derita. Stabilitas sempat terganggu. Sunny mengalami ketidakpercayaan diri untuk melanjutkan sendiri bisnis tersebut. Pendapatan menurun. Roda bisnis berjalan lambat.   

Namun mental bisnis Sunny memang sudah tertempa dengan baik. Sunny tetap tegar menghadapi masa-masa sulit itu. Ia tetap berusaha mempertahankan Tas Robita.

Melihat keuletan Sunny, istri Nobuyuki akhirnya memutuskan untuk ikut melanjutkan bisnis Tas Robita bersamanya. Inovasi-inovasi kembali muncul. Tas Robita siap berkompetisi dengan pesaing-pesaingnya. Tak ada kata berhenti. Ia bahkan sudah siap dengan rencana pengembangan bisnis yang lebih matang dan strategis.  

Saat ini Sunny juga sedang mengembangkan tas Robita untuk pasar Indonesia. Ia optimis kota-kota besar di Indonesia dapat menerima produknya. Langkah pertamanya sudah berjalan. Butik yang menjual tas Robita dan ragam produk lainnya sudah berdiri di daerah Seminyak, Bali. Rencananya Sunny akan membuka butik juga di Jakarta.

Baca Juga:

Cara Membuat Skala Prioritas

Cara Agar Berpikir Positif

4 Fakta Tentang Steve Jobs

Membuat SMS Blast yang Mudah dan Murah

Read More