Blog

Ketika Kegagalan Datang, Lakukan hal ini!

Kehidupan ini berputar. Pasang dan surutnya datang silih berganti. Terkadang rezeki kita mengalir deras. Terkadang rezeki kita sulit. Sekeras apa pun usaha yang kita lakukan, bila Tuhan tidak menghendaki, rezeki itu tidak akan mengucur. Kegagalan terus kita alami. Penolakan terus kita terima. Pesimisme muncul. Kita jadi meragukan kompetensi yang kita miliki. Tak jarang kita juga jadi putus asa.

Agar berbagai kegagalan tidak melahirkan rasa putus asa. Dan kesulitan yang menerpa bisa kita lalui dengan tenang. Ada baiknya kita melakukan hal-hal berikut ini di dalam diri.

Kegagalan adalah Bagian dari Proses Belajar

Ketika Kegagalan datang memang menyakitkan. Namun, bila kita mengubah sudut pandang bahwa kegagalan bagian dari proses belajar. Kita akan bisa memahami bahwa kegagalan adalah hal yang harus dilalui dan lazim terjadi. Alamiah. Kegagalan adalah rangkaian awal untuk mencapai keberhasilan. Sudut pandang seperti ini perlu kita miliki, agar kita mudah bangkit kembali. Terus bergerak untuk menemukan solusi yang tepat atas kesulitan yang kita hadapi.

Stop Mengeluh

Mengeluh adalah sikap yang manusiawi. Setiap manusia senantiasa pernah mengalaminya. Namun, selalu mengeluh saat menghadapi kesulitan dan cobaan ketika kegagalan datang, bukanlah hal yang baik untuk mental dan karakter kita. Jadi, sebaiknya stop mengeluh. Mengeluh akan menampakkan bahwa mental kita lemah. Biasanya mengeluh hanya akan membuat kita merasa jadi korban situasi. Selain itu, mengeluh berkepanjangan juga tidak akan mengubah situasi sulit tersebut. Mencari ide atau alternatif usaha justru lebih baik dan mendatangkan solusi.  

Motivasi Diri Sendiri

Sesungguhnya kekuatan personal seseorang sebenarnya ada di dalam diri sendiri. Tekad yang kuat berasal dari jiwa yang telah sanggup menaklukkan kelemahan dirinya. Saat kita lemah karena mengalami kegagalan. Berarti kita sedang kalah. Spiritualitas kita sedang goyah. Jiwa kita tak yakin dengan kuasa Tuhan. Kita tak yakin dengan pertolongan Tuhan. Bila hal ini terjadi, kita butuh memotivasi diri sendiri. Tingkatkan spiritualitas. Mendekat kembali kepada Tuhan. Baca kembali kisah-kisah inspiratif dan memotivasi. Bila sudah mendapat penguatan, tak mustahil tekad kita akan kembali kuat. Dan mental kita siap menghadapi situasi sulit dengan rentang yang panjang sekalipun.

Berada di Lingkungan Optimis

Ada ungkapan yang mengatakan bahwa teman kita adalah cermin kepribadian kita. Oleh karenanya, pilihlah teman-teman yang memiliki aura positif. Sehingga kita akan selalu optimis dalam menjalani hidup. Saat kita sedih mereka akan hadir menghibur diri kita. Menguatkan diri kita. Energi positif yang mereka miliki juga akan mengalir untuk kita. Sehingga keluh kesah, rasa sakit, kecewa, dan terpuruk yang kita rasakan dapat terabaikan dengan motivasi dan sikap keteladanan yang mereka miliki.

Setelah Kegagalan akan Datang Kesuksesan

Kegagalan yang datang bertubi-tubi memang membuatmu harus bersabar. Kita harus memiliki hati yang lapang. Kondisi ini juga kadang membuat orang jadi putus asa. Tapi, percayalah, sesungguhnya setelah kesulitan akan datang kemudahan. Setelah kegagalan yang kita alami, kita akan menuai kesuksesan. Bukankah setelah gelap malam akan muncul terangnya mentari. Jadi, saat kita merasa gagal, nikmati saja rasa sakit dan sulit itu. Bukankah kegagalan itu juga akan membuatmu matang dan kuat. Bukankah Tuhan tidak akan memberikan ujian sesuai dengan kemampuan hamba-Nya. Jadi, kenapa harus gundah dan gelisah saat menemui kegagalan. Tenang saja. Berusaha sebaik mungkin. Selanjutnya, biarkan Tuhan yang memberikan solusinya.

 

Baca Juga:

Agar Semangat Enterpreneurship Tak Pernah Padam

Tips Mengetahui SMS Penipuan

Kebiasaan Orang Sukses

Fakta Menarik Tentang Bill Gates

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.